Donal, demikian lah namaku biasanya disebut.
Di surat Baptis dan di Akta Kelahiran ku nama lengkap ku tertulis Donal Darius Sitohang.
Nama yang indah yang diberikan oleh orang tuaku (tentunya atas izin
Tuhan) yang akhirnya dipergunakan sebagai identitas awal ku di dunia ini.
Aku terlahir sebagai anak sulung dari delapan bersaudara.
Aku dilahirkan dikeluarga Batak tulen. Bapak dan ibuku asli orang Batak. Batak Toba pastinya.
Ibuku marga Nainggolan Parhusip.
Lahir dengan kasih karunia Tuhan pada hari Senin tanggal 04 Juni 1990 di Mabar kecamatan Medan Deli provinsi Sumatera Utara.
Aku memang lahir di kota, tetapi aku dibesarkan di pedesaan karena ada sesuatu hal yang membuat orang tuaku pindah dari Medan ke Sidikalang tepatnya di Desa Suruk Pandan. Desa yang indah dan sejuk. Besar di kampung tidak serta merta membuat pendidikan yang diberikan oleh orangtua ku kepada kami bersifat kampungan yang arti nya asal- asal sekolah. Mereka selalu berusaha mendidik sebisa yang mereka mampu walaupun itu harus menjual sebidang tanah kepunyaan mereka.
SD 033929 Huta Ginjang adalah pendidikan formal pertama yang ku terima. Selama enam tahun lama nya aku menyelesaikan pendidikan formal pertama ku. Semuanya ku jalani dengan sangat sungguh- sungguh dan berkat bantuan ayah dan ibu ku yang selalu sabar membimbing aku, aku mendapat hasil yang baik dengan predikat juara satu selama enam tahun.
Setelah lulus SD aku kembali melanjutkan pendidikan ku di SMP N1 Silima Pungga- Pungga, Parongil. Di sini aku mendapatkan banyak saingan, walaupun hasil yang ku dapatkan lumayan bagus tetapi tidak cukup untuk menjadi yang terbaik di sekolah pada waktu itu. Dan aku lulus dengan nilai yang kurang memuaskan.
Tiga tahun berlalu kemudian aku melanjutkan pendidikan ku di SMA N1 Silima Pungga- Pungga, Parongil. Di sini aku mulai kagum pada seorang wanita yang sangat baik, pintar, religius bahkan bisa dibilang sempurna bagi ku. Rasa tersebut kemudian berevolusi menjadi rasa suka. Rasa itu tumbuh seiring waktu yang membuat kami semakin sering bersama. Aku sangat menyayangi dia walau aku tidak tau apakah dia menyayangi aku atau tidak. Tetapi sampai saat ini aku belum mampu mengungkapkannya padanya, mungkinkah aku terlalu sering berpikiran dia sangat pantas buat ku tetapi aku tidak untuk dia. Akhirnya aku menyelesaikan pendidikan atas ku dengan nilai yang sangat memuaskan dengan predikat nilai UN tertinggi(walaupun dengan cara mengopek).
Sekarang aku kuliah di USU jurusan Ilmu tanah semester tujuh. Kalau aku pikir- pikir, mungkin ini adalah serangkaian hasil belajar yang cukup buruk yang sangat jauh dari perhitungan ku awal aku kuliah. Mungkin ini adalah disebabkan banyaknya masalah yang timbul baik di keluarga ku maupun yang aku buat sendiri. Tetapi aku yakin satu hal "Tak akan ada karang besar yang kuat dan kokoh di lautan yang tidak bergelombang". Sekarang yang penting bagaimana aku dapat mengubah gelombang air laut tersebut menjadi senjata bagi ku.
Sekarang di bulan Desember 2011, semua yang telah ku lalui itu adalah masa lalu yang hanya menjadi sebuah kenangan. Sekarang aku mau melanjutkan pendidikan ku sambil tetap berkarya, belajar bermimpi dan menggapai cita- cita ku. Satu hal yang sangat aku dambakan adalah kebahagiaan. Kebahagiaan bagi diri ku, saudara- saudara ku, lingkungan ku dan tentu Tuhan ku yang telah berkarya bagi ku.
Hmmm....
Taukah kalian siapa pemegang kendali atas semua itu?
YESUS..
Dialah yang menenun dan membentuk aku menjadi seseorang yang DIA inginkan.
Dan tenunan itu belum jadi
Dia masih terus bekerja
Bekerja di dalam aku
Bekerja untuk membentuk ku
Bentuk yang sesuai keinginannya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar